Senin, 18 Mei 2026
Beranda / /

  • Kapolda Apresiasi Pemkab Aceh Tenggara: Daerah Pertama Turunkan Status Darurat Bencana
    Aceh | 3 bulan lalu
    Kapolda Apresiasi Pemkab Aceh Tenggara: Daerah Pertama Turunkan Status Darurat Bencana

    DIALEKSIS.COM | Kutacane - Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah mengapresiasi dan mengungkapkan rasa bangganya kepada Kapolres dan Forkopimda Aceh Tenggara atas berbagai upaya yang dilakukan dalam penanggulangan bencana, sehingga kabupaten tersebut menjadi daerah pertama yang menurunkan status dari darurat bencana ke pemulihan pascabencana.

  • Catatan Demo Mahasiswa Aceh, dari Status Bencana hingga Transparansi Anggaran
    Berita | 4 bulan lalu
    Catatan Demo Mahasiswa Aceh, dari Status Bencana hingga Transparansi Anggaran

    DIALEKSIS.COM | Aceh - Diskusi Dialeksis bersama pemerhati sosial dan pemerintahan Risman Rachman mengulas catatan hasil Demo Aliansi Mahasiswa Se-Aceh yang diterima Sekretaris Daerah Aceh di Kantor Gubernur, Kamis, 8 Januari 2026. Percakapan berlangsung di sudut Warung Kopi Cut Nun, Ulee Kareng, Banda Aceh.

  • Terungkap Fakta Alasan Pemerintah Pusat Tak Tetapkan Banjir Sumatra sebagai Bencana Nasional
    Pemerintahan | 4 bulan lalu
    Terungkap Fakta Alasan Pemerintah Pusat Tak Tetapkan Banjir Sumatra sebagai Bencana Nasional

    DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah pusat mengungkap alasan tidak menetapkan banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra, termasuk Aceh, sebagai bencana nasional. Presiden Prabowo Subianto menyatakan dampak bencana tersebut masih dapat ditangani dengan kapasitas pemerintah yang ada, sehingga tidak memerlukan peningkatan status.

  • Tarik Menarik Status Bencana Antara Faksi Merah dan Faksi Putih
    Analisis | 4 bulan lalu
    Tarik Menarik Status Bencana Antara Faksi Merah dan Faksi Putih

    DIALEKSIS.COM | Analisis - Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh (serta sebagian Sumatra Utara dan Barat) pada akhir November 2025 menimbulkan dampak kemanusiaan yang sangat besar. Hingga pertengahan Desember 2025, tercatat sekitar 990 orang meninggal dunia (407 di Aceh, 343 di Sumut, 240 di Sumbar) dan lebih dari 900 ribu warga terpaksa mengungsi.



  • Sumatra Menangis Akibat Bencana, Negara Terasa Jauh?
    Indepth | 5 bulan lalu
    Sumatra Menangis Akibat Bencana, Negara Terasa Jauh?

    DIALEKSIS.COM | Indepth - Sumatera porak poranda. Seribuan nyawa meninggalkan alam fana ini. Puluhan ribu perumahan penduduk luluh lantak. Ribuan sumber penghidupan masyarakat hilang ditelan bumi. Fasilitas umum ikut disapu ganasnya alam.DIALEKSIS.COM | Indepth - Sumatera porak poranda. Seribuan nyawa meninggalkan alam fana ini. Puluhan ribu perumahan penduduk luluh lantak. Ribuan sumber penghidupan masyarakat hilang ditelan bumi. Fasilitas umum ikut disapu ganasnya alam.

    Rintihan rakyat bagaikan tidak bertepi, derita panjang itu terukir. Pemerintah pusat masih setengah hati dalam menangani bencana. Rakyat, para musibah, berharap negara masih ada ketika mereka disapu prahara, bukan setengah hati.

  • Saatnya Negara Bertindak Tegas untuk Aceh
    Tajuk | 5 bulan lalu
    Saatnya Negara Bertindak Tegas untuk Aceh

    DIALEKSIS.COM | Tajuk - Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh kini telah memasuki fase krisis yang tidak lagi dapat ditangani dengan pendekatan konvensional. Lebih dari sepekan masa tanggap darurat berlangsung tanpa kejelasan peningkatan status, sementara eskalasi dampak justru kian meluas dan menjangkau sedikitnya 17 kabupaten/kota. Situasi ini menuntut keberanian politik serta kebijakan luar biasa dari pemerintah pusat, sejalan dengan besarnya ancaman kemanusiaan yang sedang berlangsung.

  • Kerusakan Parah, Warga Aceh Tamiang Desak Presiden Tetapkan Status Bencana Nasional
    Aceh | 5 bulan lalu
    Kerusakan Parah, Warga Aceh Tamiang Desak Presiden Tetapkan Status Bencana Nasional

    DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Muhammad Hendra Vramenia, warga terdampak banjir yang juga menjabat sebagai Ketua Sarikat Hijau Indonesia (SHI) Kabupaten Aceh Tamiang dan Wakil Sekretaris Karang Taruna Aceh mengatakan bahwa pemerintah pusat harus segera menetapkan status bencana nasional untuk Aceh, mengingat skala kerusakan dan dampaknya yang sangat luas.

  • Status Bencana Sumatra dan Tolak Tarik Komando
    Analisis | 5 bulan lalu
    Status Bencana Sumatra dan Tolak Tarik Komando

    DIALEKSIS.COM | Analisis - Bencana banjir bandang dan longsor yang menghantam Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah memunculkan perdebatan tajam. Desakan publik dan pernyataan menyerah sebagian kepala daerah menuntut Presiden Prabowo Subianto supaya menetapkan status bencana nasional.

  • Tirai yang Enggan Dibuka
    Tajuk | 5 bulan lalu
    Tirai yang Enggan Dibuka

    DIALEKSIS.COM | Tajuk - Keengganan pemerintah pusat khususnya Presiden Prabowo Subianto menaikkan status banjir bandang dan longsor besar di Sumatera menjadi bencana nasional terus memicu tanda tanya publik. Sudah lebih dari dua pekan bencana meluluhlantakkan puluhan kabupaten, ribuan warga mengungsi, akses logistik terputus, dan ancaman kelaparan mulai terasa di daerah-daerah terisolasi. Tetapi status nasional itu tak juga diucapkan. Diam yang berkepanjangan ini membuat publik bertanya, apa yang sebenarnya ditakuti pemerintah?

  • Daerah Kewalahan Tangani Pascabencana, Aceh Dorong Status Bencana Nasional
    Nasional | 5 bulan lalu
    Daerah Kewalahan Tangani Pascabencana, Aceh Dorong Status Bencana Nasional

    DIALEKSIS.COM | Aceh - Satu per satu pemerintah kabupaten/kota di Aceh menyatakan ketidakmampuan menangani dampak banjir dan longsor yang melanda sejak akhir November lalu. Infrastruktur porak-poranda, akses utama terputus, dan keterbatasan logistik membuat daerah terdampak kewalahan. 

  • Aceh Tidak Butuh Perdebatan Status, Aceh Butuh Komando
    Opini | 5 bulan lalu
    Aceh Tidak Butuh Perdebatan Status, Aceh Butuh Komando

    DIALEKSIS.COM | Opini - Bencana besar yang melanda Aceh dan wilayah Sumatera kembali menunjukkan kelemahan dalam penanganan darurat. Warga mengalami kepanikan, akses logistik terputus, informasi tidak stabil, dan kepemimpinan tidak terlihat ketika masyarakat paling membutuhkan arahan.

« 1 2 »